Deskripsi
Penulis: Dome
Tebal: 44 halaman
Kepulangan Hamdan dari Jakarta ke desa membawanya pada kesegaran sungai sore yang sepi, ditemani sepupunya, Iman, serta dua pemuda desa bertubuh kekar, Karta dan Ciko. Suasana damai itu langsung memanas ketika ketiga pria itu telanjang bulat tanpa rasa malu. Bagi Hamdan yang menyimpan hasrat terhadap sesama jenis, pemandangan batang kontol besar yang bergoyang di antara jembut lebat para petani itu memicu birahi yang tak terbendung, membuat kemaluannya sendiri berdiri tegak di dalam air.
Ketegangan seksual mencapai titik puncak saat obrolan soal kebebasan kota berubah jadi godaan liar. Penasaran dengan video porno gay yang kerap mereka tonton di ponsel, ketiga pria desa itu sepakat menjadikan Hamdan sebagai objek eksperimen untuk membuktikan kenikmatan ngentot sesama laki-laki. Sebelum Hamdan sempat menolak, tubuhnya sudah terkepung di tengah sungai. Tangan Iman meraba punggungnya secara paksa dari belakang, sementara desisan kasar sepupunya itu langsung memintanya untuk mengemut batang kontol yang sudah tegak sempurna.
Di tengah remang senja yang dingin dan desakan tiga pria berotot yang mulai kehilangan kendali, rahasia hasrat terdalam Hamdan akhirnya terbongkar di tempat paling tak terduga. Ia bukan hanya harus menyerahkan tubuhnya pada nafsu mentah sepupunya sendiri, tetapi juga siap digilir habis-habisan oleh dua pria desa yang sedang kecanduan sensasi baru. Beranikah kamu menyelami debaran panas saat Hamdan dibuat tak berdaya dan ditembus satu per satu oleh batang kontol besar yang siap menghancurkan lubang pantatnya di atas batu sungai?










Review
Belum ada yang kasih review.