Deskripsi
Penulis: Mr. Joy
Tebal: 186 halaman
Rama, pemuda 24 tahun yang terjebak dalam putus asa mengangguran selama tiga tahun, akhirnya menerima tawaran tantenya untuk pindah ke kota lain dan membantu usaha salon kecantikan. Di sana ia bertemu Nadin, seorang gadis cantik berkulit putih bersih yang tampil anggun, dalam seragam krem—pendiam, pemalu, namun memancarkan kehangatan yang perlahan mengikis dinding pertahanan Rama. Kehadiran Nadin yang selalu menjaga jarak justru memicu rasa penasaran dan gairah mendalam dalam diri Rama, hingga ia nekat mengaku atas perasaannya di sebuah warung makan sederhana. Alih-alih menerima atau menolak secara halus, Nadin justru mengucapkan kalimat yang sama persis dengan peringatan Tante Ani: jangan jatuh cinta padanya.
Reaksi Nadin bukanlah ketidakpedulian, melainkan ketakutan. Ia menangis, memeluk Rama, dan dengan suara bergetar mengungkap sebuah rahasia yang langsung membekukan napas—Nadin bukanlah seorang wanita. Pengakuan itu menyeret Rama ke dalam badai kebingungan yang tak bisa diperjelaskan oleh akal sehat, karena tubuh Nadin, kelembutannya, bahkan sentuhan payudara kecilnya yang pernah tak sengaja tersentuh saat merapikan rak salon, semuanya terasa begitu nyata dan feminin. Tante Ani sudah tahu sejak awal. Nadin sudah berjuang menyembunyikannya sejak pertama kali mereka bertemu. Kini Rama terjebak di persimpangan yang tak memiliki papan petunjuk—antara logika yang berteriak bahwa ini salah, dan hasrat yang semakin membara setelah mendengar pengakuan jujur itu.
Ketika seorang perjaka yang sudah lama kesepian menemukan kenyamanan pada sosok yang cantik, lembut, dan memahaminya—lalu mengetahui sosok itu menyimpan rahasia yang mengguncang seluruh definisinya tentang gairah—apakah ia akan memilih menjauh dan kembali menjadi pengangguran yang frustasi, atau menyerah pada dorongan nafsu yang sudah terlanjur menggelegak setiap kali mengingat aroma tubuh dan sentuhan tangan Nadin?










Review
Belum ada yang kasih review.